Wah..sudah tanggal 29 Desember ajah, gak lama lagi sudah mau tahun baru niy. Smoga postingan gw sekarang bukan yang terakhir buat tahun ini. Merasa bersalah juga blog cuma diisi kehidupan pribadi gak ada unsur edukasi ataupun ilmiahnya, bahkan yang gw akan tulis sekarang pun sebenarnya lebih ke urusan pribadi, bukan pandangan gw akan suatu hal. But, whatever... yang penting lancar dulu aja posting ke blog biar gak sia-sia bikinnya.
Sebenarnya topik yang gw akan tulis sekarang ini jauh dari apa yang gw rencanakan untuk gw tulis di blog. Sempet kepikiran akan topik teknologi dalam terorisme, tapi kurang bahan. Mo curhat, tapi masa isinya curhatan mulu. Mau ngebahas film-film yang belakangan ini jadi tontonan gw, eh udah agak lupa apa cerita filmnya. Ya sudahlah, yang terlintas di kepala ajah yang gw tulis sekarang.
Topik ini terlintas ketika gw sedang chat ama seorang teman di kampus kira-kira 3 jam sebelum gw menulis postingan ini, dia beberapa kali menuliskan bahasa jawa dalam obrolan kami dan sebenarnya juga gak untuk yang pertama juga sih dia menuliskan bahasa jawa dalam obrolan kami. Tapi entah kenapa, hari ini merasa tergelitik juga, gw ada darah jawa, dan kecenderungan lebih dekat dengan saudara-saudara dari pihak bokap yang which is jawa. Tapi sama sekali gak ada tuh dalam diri gw jejak kejawa-jawaannya, physically nggak, muka sama sekali tidak memancarkan pemuda jawa sama sekali (mengutip dari perkataan teman-teman gw). Attitude khas jawa yang konon lembut dan perkataan yang sopan pun gak gw miliki (ini peniliaian pribadi), trus yang paling fatal adalah, gw tidak bisa berbahasa jawa, baik pasif apalagi aktif.
Malu juga ama teman gw yang gw ajak chatting tadi, dia menyandang marga batak di namanya, tapi dia cukup lancar berkata-kata jawa. Kemudian satu lagi teman gw, malahan batak total, eh malah lancar juga bahasa jawanya. Bahkan Google pun sudah menampilkan mode dengan bahasa Jawa. Jahhhh, maluuu banget gw. Dalam obrolan-obrolan SARA (suku agama ras dst) di kampus, beberapa orang sudah menyindir gw sehubungan dengan keadaan ini, dan kilahan gw adalah gw orang Kalimantan, jadi wajar lah gak bisa bahasa Jawa (alasan yang sama sekali gak logis, hehe..). Tapi kalo ditanya bahasa Kalimantan juga gw gak bisa. Terus kalo ditanya gw sebenarnya tuh orang mana, gw akan dengan mantap menjawab "orang Indonesia" yang kemudian akan ditimpali dengan seruan "huuuuuuu" oleh teman-teman gw.
Sebenernya dah jadi semacam keinginan untuk bisa berbahasa Jawa, untuk alasan gw orang Jawa dan juga mau menandingi teman-teman gw orang Batak yang pada umumnya bisa berbahasa Batak dengan baik. Selain itu juga, orang tua gw kalo dah ngomong sesuatu yang agak rahasia, mereka pasti berbahasa Jawa, dan gw hanya bisa kesal karena tidak tahu apa yang mereka omongkan. Entah di jaman sekarang, kemampuan bahasa daerah masih jadi concern gak yah buat orang-orang seumuran gw, terutama di kota Jakarta, dimana TV, tuntutan pekerjaan dan studi yang sangat mendesak untuk akhirnya seseorang mempelajari bahasa Inggris. Masih ada nggak ya kebanggaan untuk kita bisa berbahasa daerah kita sendiri. Malu juga sih, kalo Google aja concern dengan bahasa daerah sampai dijadiin bahasa buat tampilan pencariannya. Apa ya yang bikin kondisi seperti ini, masalah urgent tidaknya bisa berbahasa daerah, ataukah sudah tidak ada lagi kebanggaan akan asal usulnya sehingga kemampuan berbahasa daerah jadi gak diperlukan?? Atau ada alasan yang lain lagi??
hmm, silakan dipikirkan lah ya..gw juga dah agak ngantuk niy, mo nonton Heroes ajah dulu, hehehe..
29/12/08
18/12/08
thrown by shoes!!
Muntazer al-Zaidi ..tau nama ini??
Dialah pria "gagah berani" yang berniat "mempersembahkan" sepasang sepatunya untuk muka George Bush Jr. beberapa hari yang lalu. Gak tau tuh apa yang ada di pikirannya ampe dia melakukan hal itu. Entah ini ekspresi dari pengalaman pribadinya dia yang menerima perlakuan tidak baik dari pemerintah AS jaman George Bush Jr sebagai warga negara Irak, ataupun buah sebagai jurnalis yang banyak menyoroti tentang kebijakan AS di Irak trus dia menyimpulkan bahwa George Bush Jr emang layak atas bertubrukannya sepasang sepatu miliknya dengan wajah George Bush Jr atas segala perbuatannya.
Tapi yang menarik adalah fenomena pasca kejadian ini. Gw liat di Youtube, video ini rata-rata mencapai view ratusan ribu, padahal cukup banyak postingan video yang kurang lebih sama. Hebat yah...Ada juga penghargaan yang diperoleh oleh jurnalis Irak ini. Putri dari pemimpin Libya Muammar Qaddhafi berencana untuk memberikan medali keberanian atas tindakan jurnalis ini, Presiden Venezuela pun secara implisit (menurut gw sih) pun cukup merespek perbuatannya dia. Hugo Chavez, secara singkat, berkata bahwa dia tidak setuju atas pelemparan sepatu terhadap seseorang, tetapi dia memuji perbuatan Muntazer ini sebagai sebuah tindakan yang berani. Ini mungkin juga karena Hugo Chavez mang terkenal sebagai oposisinya Amerika Serikat especially jaman George Bush Jr ini. Dari tokoh Indonesia sendiri pun, Amien Rais, cukup memuji perbuatan ini.
Blum lagi penghargaan atas sepasang sepatu itu sendiri. 10 juta US Dollar, itu juga satuan, kalo dua berarti 20 juta, maaannnn..kacau deh. Gw sih tidak menemukan di internet siapa yang sekarang memegang ten-million-dollar-shoes itu. Beruntunglah bagi orang yang sekarang memegang sepatu itu, selain nilainya yang jutaan dollar, kata Muntazer sebelum nimpukin George Bush Jr., sepatu itu mewakili janda-janda dan anak-anak di Irak, see. Selain dollarnya gede, otoritasnya juga gede tuh, hehe...
Trus ada juga seorang bapak di Mesir yang menawarkan anaknya untuk dinikahi si Muntazer ini. Si anak sendiri pun menyetujui ide bapaknya, bagi si anak, sebuah kehormatan besar bisa disandingkan dengan pahlawan ini. Hihi..ada-ada aja. Jangan lupa bergumul dulu ya Pak Muntazer..(itssss, kaya siapa ya :p)
Di Indonesia pun tidak kalah heboh dengan fenomena ini. Bapak Wakil Presiden kita yang terhormat Jusuf Kalla pun sudah wanti-wanti untuk para jurnalis mengikat sepatunya ketika menghadiri konfrensi pers kepresidenan. Gw sih tidak menggali dalam akan pernyatan beliau ini. Mungkin ajah bercanda, soalnya dia gw akui cukup humoris sebagai seorang pejabat yang megang posisi tinggi di Indonesia.
Nah terus apa yang terjadi sama pria gagah berani itu sendiri..yang pasti sekarang dia sedang berada di Rumah Sakit. Paling gak itu kata saudaranya lah. Luka di bagian kepala karena kena hantam gagang senapan dari pihak tentara Irak dan juga tangan yang patah. Mungkin ini karena perbuatannya yang nanggung kali ya, kenapa gak kena sekalian gitu, makanya dihajar ama tentara Irak sendiri, hihihi...
Ya sud itu aja postingan gw hari ini, gw sediain juga link buat video ini di Youtube, silakan..
http://www.youtube.com/watch?v=9uIj0YvDBKE
Dialah pria "gagah berani" yang berniat "mempersembahkan" sepasang sepatunya untuk muka George Bush Jr. beberapa hari yang lalu. Gak tau tuh apa yang ada di pikirannya ampe dia melakukan hal itu. Entah ini ekspresi dari pengalaman pribadinya dia yang menerima perlakuan tidak baik dari pemerintah AS jaman George Bush Jr sebagai warga negara Irak, ataupun buah sebagai jurnalis yang banyak menyoroti tentang kebijakan AS di Irak trus dia menyimpulkan bahwa George Bush Jr emang layak atas bertubrukannya sepasang sepatu miliknya dengan wajah George Bush Jr atas segala perbuatannya.
Tapi yang menarik adalah fenomena pasca kejadian ini. Gw liat di Youtube, video ini rata-rata mencapai view ratusan ribu, padahal cukup banyak postingan video yang kurang lebih sama. Hebat yah...Ada juga penghargaan yang diperoleh oleh jurnalis Irak ini. Putri dari pemimpin Libya Muammar Qaddhafi berencana untuk memberikan medali keberanian atas tindakan jurnalis ini, Presiden Venezuela pun secara implisit (menurut gw sih) pun cukup merespek perbuatannya dia. Hugo Chavez, secara singkat, berkata bahwa dia tidak setuju atas pelemparan sepatu terhadap seseorang, tetapi dia memuji perbuatan Muntazer ini sebagai sebuah tindakan yang berani. Ini mungkin juga karena Hugo Chavez mang terkenal sebagai oposisinya Amerika Serikat especially jaman George Bush Jr ini. Dari tokoh Indonesia sendiri pun, Amien Rais, cukup memuji perbuatan ini.
Blum lagi penghargaan atas sepasang sepatu itu sendiri. 10 juta US Dollar, itu juga satuan, kalo dua berarti 20 juta, maaannnn..kacau deh. Gw sih tidak menemukan di internet siapa yang sekarang memegang ten-million-dollar-shoes itu. Beruntunglah bagi orang yang sekarang memegang sepatu itu, selain nilainya yang jutaan dollar, kata Muntazer sebelum nimpukin George Bush Jr., sepatu itu mewakili janda-janda dan anak-anak di Irak, see. Selain dollarnya gede, otoritasnya juga gede tuh, hehe...
Trus ada juga seorang bapak di Mesir yang menawarkan anaknya untuk dinikahi si Muntazer ini. Si anak sendiri pun menyetujui ide bapaknya, bagi si anak, sebuah kehormatan besar bisa disandingkan dengan pahlawan ini. Hihi..ada-ada aja. Jangan lupa bergumul dulu ya Pak Muntazer..(itssss, kaya siapa ya :p)
Di Indonesia pun tidak kalah heboh dengan fenomena ini. Bapak Wakil Presiden kita yang terhormat Jusuf Kalla pun sudah wanti-wanti untuk para jurnalis mengikat sepatunya ketika menghadiri konfrensi pers kepresidenan. Gw sih tidak menggali dalam akan pernyatan beliau ini. Mungkin ajah bercanda, soalnya dia gw akui cukup humoris sebagai seorang pejabat yang megang posisi tinggi di Indonesia.
Nah terus apa yang terjadi sama pria gagah berani itu sendiri..yang pasti sekarang dia sedang berada di Rumah Sakit. Paling gak itu kata saudaranya lah. Luka di bagian kepala karena kena hantam gagang senapan dari pihak tentara Irak dan juga tangan yang patah. Mungkin ini karena perbuatannya yang nanggung kali ya, kenapa gak kena sekalian gitu, makanya dihajar ama tentara Irak sendiri, hihihi...
Ya sud itu aja postingan gw hari ini, gw sediain juga link buat video ini di Youtube, silakan..
http://www.youtube.com/watch?v=9uIj0YvDBKE
16/12/08
revealed!!
seperti judulnya, revealed..tersingkap. Of course yang tersingkap dalam hal ini bukan rok wanita..*apaan siy gak nyambung ya*. Tetapi alasan kenapa beberapa hari ini hidup rasanya kering banget. Cukup banyak kekeringan yang gw alami belakangan ini, dompet kering karna gw dah gak enak lagi minta-minta duit ma ortu..semangat kering, spiritualitas juga lagi agak kering. Trus relasi juga agak kering, hehe..dengan pihak khusus sih.
Dari inbox yang tercatat gw terima pukul 7.41 pagi ini (menurut waktu handphonenya dia), dan incoming call pukul 23.44 (kali ini adalah menurut waktu di hnpone gw) pada hari yang sama, akhirnya jelas juga source a.k.a sumber dari kekeringan yang terjadi di gw belakangan ini. Dia ternyata lagi banyak masalah, depressed malah. Entah kenapa dia bilang kerjaannya lagi pada bermasalah semua, dan itulah kenapa akhirnya gw tahu kenapa kok belakangan ini dia beda aja rasanya. Dan thanks God, He still care on her, dan dia pun akhirnya tetap punya kekuatan buat hadapi itu semua. I wish i can help, tapi gak tau mo berbuat apa selain doain dan gak ngasih tambahan beban buat dia. Gak mau juga gw sok-sokan jadi pahlawan yang dateng menolong. Kalo lihat di mana-mana, klo mo berbuat baik sekarang mikir, niat tulus sekalipun klo gak mikir juga sia-sia aja. Contoh kasus, niat mo ngasi sumbangan, eh karena koordinasinya gak baik, malah banyak orang meninggal.....see...bertindak lah yang tepat.
Yah, babak baru lah buat Desember ini, paling gak ini semua terjadi sebelum Natal, so Natal bisa tetap meaningful buat gw (dan gw harap Natal ini bisa bawa sesuatu yang baik buat dia meskipun sedang dalam tekanan yang besar).
Sampai nanti...
semangat yaa (ini gw tujukan buat dia)
Dari inbox yang tercatat gw terima pukul 7.41 pagi ini (menurut waktu handphonenya dia), dan incoming call pukul 23.44 (kali ini adalah menurut waktu di hnpone gw) pada hari yang sama, akhirnya jelas juga source a.k.a sumber dari kekeringan yang terjadi di gw belakangan ini. Dia ternyata lagi banyak masalah, depressed malah. Entah kenapa dia bilang kerjaannya lagi pada bermasalah semua, dan itulah kenapa akhirnya gw tahu kenapa kok belakangan ini dia beda aja rasanya. Dan thanks God, He still care on her, dan dia pun akhirnya tetap punya kekuatan buat hadapi itu semua. I wish i can help, tapi gak tau mo berbuat apa selain doain dan gak ngasih tambahan beban buat dia. Gak mau juga gw sok-sokan jadi pahlawan yang dateng menolong. Kalo lihat di mana-mana, klo mo berbuat baik sekarang mikir, niat tulus sekalipun klo gak mikir juga sia-sia aja. Contoh kasus, niat mo ngasi sumbangan, eh karena koordinasinya gak baik, malah banyak orang meninggal.....see...bertindak lah yang tepat.
Yah, babak baru lah buat Desember ini, paling gak ini semua terjadi sebelum Natal, so Natal bisa tetap meaningful buat gw (dan gw harap Natal ini bisa bawa sesuatu yang baik buat dia meskipun sedang dalam tekanan yang besar).
Sampai nanti...
semangat yaa (ini gw tujukan buat dia)
09/12/08
healthiness!!!
kesehatan jadi isu penting di rumah gw..tepatnya nyokap gw.
Gw ngerasa sejak dia ikut semacam promosi atau apalah mereka menyebutnya dari sebuah perusahaan "preventive health solution" dia jadi semakin getol menjaga kesehatan suami dan anak2nya tercinta. Indikasi pertama, sarapan. Jus buah dan buah potong jadi menu wajib di sarapan keluarga kami. Mangga, jambu, pepaya jadi buah andalan di sarapan keluarga belakangan ini.
Kedua, "gadget" kesehatan. Gadget tersebut adalah kalung dan semacam kemben. Klaimnya adalah dengan pancaran elektromagnetik whatever it is, bisa melancarakan peredaran darah, pencernaan, dan yang lainnya. Mungkin ditunggu kalo ada gadget buat ngelancarin jodoh dan rejeki, ahahay..
Ketiga, habit-habit keluarga kami mulai dikomentari dengan tajam oleh nyokap. Misal, mandi malem, tidur larut, jajan-jajan di gerobak dll. Semua dihubungkan dengan dampak yang mungkin terjadi kepada kesehatan masing-masing diantara kami..
seru juga sih, paling nggak nyokap sayang lah ama keluarganya sampai berbuat kaya gitu...
Gw pun belakangan emang cukup menjaga kesehatan sih, khususnya olahraga dan nutrisi. Meskipun agak lebay juga sih belakangan ini, ampe kaki kiri gw sakit dan belum sembuh juga ampe sekarang, dan yang teranyar adalah kulit badan gw yang terbakar abis belajar berenang 4 jam plus bentol-bentol di beberapa titik tubuh gw, yang gw imani karena joroknya air di tempat gw berenang..
Yah, kesehatan emang mahal, so dijaga lah kawan...see u
Gw ngerasa sejak dia ikut semacam promosi atau apalah mereka menyebutnya dari sebuah perusahaan "preventive health solution" dia jadi semakin getol menjaga kesehatan suami dan anak2nya tercinta. Indikasi pertama, sarapan. Jus buah dan buah potong jadi menu wajib di sarapan keluarga kami. Mangga, jambu, pepaya jadi buah andalan di sarapan keluarga belakangan ini.
Kedua, "gadget" kesehatan. Gadget tersebut adalah kalung dan semacam kemben. Klaimnya adalah dengan pancaran elektromagnetik whatever it is, bisa melancarakan peredaran darah, pencernaan, dan yang lainnya. Mungkin ditunggu kalo ada gadget buat ngelancarin jodoh dan rejeki, ahahay..
Ketiga, habit-habit keluarga kami mulai dikomentari dengan tajam oleh nyokap. Misal, mandi malem, tidur larut, jajan-jajan di gerobak dll. Semua dihubungkan dengan dampak yang mungkin terjadi kepada kesehatan masing-masing diantara kami..
seru juga sih, paling nggak nyokap sayang lah ama keluarganya sampai berbuat kaya gitu...
Gw pun belakangan emang cukup menjaga kesehatan sih, khususnya olahraga dan nutrisi. Meskipun agak lebay juga sih belakangan ini, ampe kaki kiri gw sakit dan belum sembuh juga ampe sekarang, dan yang teranyar adalah kulit badan gw yang terbakar abis belajar berenang 4 jam plus bentol-bentol di beberapa titik tubuh gw, yang gw imani karena joroknya air di tempat gw berenang..
Yah, kesehatan emang mahal, so dijaga lah kawan...see u
Langganan:
Postingan (Atom)
