24/04/13
Post April Plan
Besok gajian asikkk, berarti akhir bulan udah deket. Setelah akhir bulan, masuklah awal bulan berikutnya...ya iyalah.
Hari ini ada temen yang sudah masukin surat pengunduran diri alias resign. Temen sebelah gw pula. Nah gw sendiri masih terlena dengan dasyatnya bulan April ini, sampai hampir lupa sama apa yang mau gw kerjakan di bulan berikutnya. Antara lain sebagai berikut:
1. Nyari asuransi kesehatan,
2. Mulai sign up ke jobstreet dsb for the next destination, hehehee...
3. Nge-gym demi makin kece dan prepare buat HM di Bali.
4. Ke Bandung sama durjana.
5. Countdown seratus hari menjelang perpisahan dengan SSA, start 28 April (sama kaya ulang tahun dia eaaaaa)
6. Ke dokter kulit buat gantengin muka.
7. Arrange self trip, ke Bromo Agustus akhir.
8. Mulai mencari kembali cemceman...apaan dah bahasanya.
9. Nyari info investasi.
sangat individualis sekali ya wishes-nya
Sekian terima kasih. Semoga berhasil
27/03/13
Simply Irritating Song
Lagu lama yang tahu2 muncul kembali.
Lagu galau parah yang chord nya cuma D-G-A, wasalam langsung dimainkan dengan my Yamaha JR-2S gw yang lucu banget itu, hahaha.
17/03/13
Mainan Baru Bro
13/03/13
Mark The Date, Set Your Goals
Sedikit dari tagline Mapala UI Half Marathon, tandai tanggalmu dan tetapkan tujuanmu.
Sungguh bersyukur saudara-saudara ketika tahu bahwa tahun ini akan banyak event lari. Lumayanlah rekreasi murah meriah dan positif buat jasmani dan rohani. Target gw tahun ini dari yang paling dekat sampai paling jauh:
1. Lippo Mall Kemang 10k (7 April di Kemang)
2. Mapala UI Half Marathon *ambil yang 10k sih (12 Mei di UI Depok)
3. Jakarta 10 K (belum ada tanggal, Mei akhir sih harusnya)
4. BII Maybank Bali Marathon (the most excited ones-16 Juni di Baliiiiii, dan half marathon pertama gw)
5. Adidas King Of The Road kisaran September ambil yang 16.8k tempat ntah dimana.
6. Jakarta Marathon (mungkin nggak ya, Oktober ambil 10k aja, secara udara jakarta gitu loh)
7. Standard Chartered 21k sekitar bulan November, tempat ntah dimana
Optimis dari 7 event diatas, dapet lah ya 5 medali hohoho, dan lumayan banget buat menuhin tembok gw dengan BIB number.
Yeahhhhhh
25/02/13
Bersamaku - Angsa Serigala
Saat kita berpegang erat pada kuatnya rasa
tangguhnya jiwa bila
cinta yang ada warnai angkasa
hari penuh makna hati yang bijaksana,
dan kulihat semua masa depan di matamu dan berjalanlah bersamaku…bersamaku
Indahnya hidup bukan Cuma anugerah
syukuri semua apa yang kita punya
cinta yang ada warnai angkasa
hari penuh makna hati yang bijaksana
dan kulihat semua masa depan di matamu dan berjalanlah bersamaku…bersamaku
Lagunya cakep sekali saudara2 :D
berjalanlah bersamakuuuu
19/02/13
Bitter February
Curhat lagi ahh.
Jadi ceritanya bulan ini lagi pahit banget. Tiga orang di kantor resign dalam jangka waktu kurang dari 1 bulan, dan bahkan beberapa jam yang lalu dalam sebuah percakapan di parkiran motor, ada satu temen yang mungkin minggu ini juga akan mengajukan pengunduran diri. Sedih sih, secara yang cabut orang2 lama deket pula ama gw. Tapi yang paling bikin bitter adalah limpahan berkat kerjaan yang akan ditanggungkan ke fellow workers-nya. Sekarang aja udah agak keteteran gw, gimana kalo dapat limpahan kerjaan ya. Alamat jadi penjaga kantor nih selama beberapa bulan. Atau kalau nggak mau bermalam di kantor ya bawa kerjaan ke rumah..mamamm racunnnn.
Untuk alasan yang kedua, adalah sehubungan dengan ulang tahun gw. Ibarat kata uang, ada dua sisi nih. Seneng sih tambah umur, berarti masih dipercayakan ama yang diatas untuk hal2 tertentu yang yahhh sejauh ini juga masih bertanya-tanya apa mauNya dia buat gw. Makin kesini ya kok malah makin bingung ya, gimana mau fokus kalau tujuan hidup aja masih gak jelas gini...ampun Gusti. Nah terus sisi pahitnya dari ulang tahun adalah: 1.) duit bokek karena tagihan minta upeti makin banyak, dan banyak pengeluaran2 tak terduga di bulan ini. 2.) gak ada satupun yang ngasih kado ke gw hahaha. Either itu transferan dalam bentuk uang maupun barang. Tidak tahukah kalian kawan2 semua saya menginginkan beberapa barang a.l sepatu new balance, atau raket Yonex Z-Slash, atau jersey lengan panjang arsenal, atau kaos olahraga lengan panjang, atau kalo nggak fuel belt aja deh biar 21k di bali berjalan dengan lancar karena persiapan yang mantap juga. Sepeda juga oke sih hehe. Dan yang ketiga adalah ibarat arsenal, saya sepertinya akan memperpanjang puasa jodoh yang sepertinya karena salah saya sendiri juga. Berharap punya waktu dan keberanian untuk ngomong dan meng-clear kan apa yang sudah terjadi pada beberapa waktu terakhir (yang sangat menyenangkan) so saya bisa memutuskan untuk terus ngarep ato tidak hehehe. Berharap sama yang diatas ngasih kesempatan dan pengertian atas apa yang telah dan akan terjadi kedepannya.
Btw saya post kan video She's Leaving Home nya The Beatles yah. Liriknya sadis nih, sepertinya bercerita tentang cewek yang meninggalkan orang tuanya karena dia nggak dapet apa yang dia anggap penting, sesuatu yang sangat berharga yang tidak akan bisa dibeli oleh uang hehehe..u know lah apa itu. Tapi sih berharap ya tidak begitu...we'll see :)
05/02/13
Life: School of Faith
Untuk gw yang menjalani hidup dengan cukup asal-asalan, judul yang gw pake agak berlebihan sebenarnya. Yes, hidup ini semacam kelas/tempat belajar untuk bagaimana kita menjadi semakin beriman dan berpengharapan.
Kalau startnya begini, pasti gara2nya galau. Betul saudara, saya ketika menulis postingan ini sedang dalam kondisi yang gamang dan kalut. Kerjaan. Damn, rasanya gw udah layak banget dipecat ini karena performance yang kacau. Banyak banget projek yang idle, ataupun, secara feeling gw, dicut dari apa yang seharusnya gw dapet. Meskipun gw emang udah enek sih ditempat yang sekarang, sebenarnya masih ada niat mulia untuk memberi yang terbaik di sisa waktu gw, yang kurang lebih gw targetkan 5 bulan lagi sudah melayangkan surat cinta ke HRD yang isinya menyampaikan bahwa saking cintanya gw ama kantor yang sekarang gw pengen keluar aja. Karena cinta yang berlebihan akan berbahaya, atau seperti kata Queen Too Much Love Will Kill You. Kedua, upaya gw untuk mendekati seseorang yang rasanya udah diujung jurang peluangnya tanpa tahu alasan yang pasti kenapa. Entah gw yang amatir atau emang dianya aja yang tidak mau. Kayanya gw emang musti tobat dari ngecengin muka ama status orang deh, ibarat kata bumerang, balik lagi ke pemiliknya. Just pray and hope this won't happen. Pengen sih usaha, cuma kok feeling gw dianya udah males juga ya. Jadi agak takut berujung sia-sia.
Yah mungkin ini teguran Tuhan untuk gw tidak mengabaikan dulu tanggung jawab di kantor dan yang lain-lain. Sebenarnya sih selama proses ya gak pengaruh juga sih ke kerjaan, karena kalo soal kerjaan udah beberapa bulan ini rasanya males banget. Cuma yah istilah kata, reach the fullness, and everything will come to you. Sikap, karakter, kerohanian jadi PR utama setelah mengalami kegalauan ini..asikkkkk. Meskipun pake embel2 asik, gw serius kok soal kalimat terakhir.
Mungkin tantangan, yang sebenarnya salah gw juga sih, bisa jadi cambuk biar ane makin mantep (kebawa trend PKS pake ane2 deh). Sekelebat beberapa poin yang gw dapet dari Bible Conference kemarin, terkhusus mengenai Ayub. Tantangan/masalah datang entah karena apa dan untuk apa, sering kali pula datangnya seperti cavalary...rombongan/kolektif kaya bikin sim. Ya seperti inilah kondisi ane, terutama bagian kolektif itu ya. Entah jawabannya apa, at least God is good, He's still here with us so keep the faith.
Sedikit sukacita mengenai rencana BMBM 2013 yang persiapan tinggal fisik, tiket pulang, penginapan dan transportasi disana. Lumayan membikin senyum merekah dalam kesulitan ini. See you there
30/12/12
Racunin instead of Inspiring
Wah tidak disangka sudah setahun lebih sejak postingan terakhir di blog. kesibukan sih bisa dibilang emang bertambah tapi alasan utama tetap aja karena malas hahahha.
Racunin, kata ini gw pake daripada inspiring untuk menjelaskan mengenai salah satu pencapaian tahun ini. Karena kata inspiring sudah terlalu mainstream saudara-saudara, sehingga istilah nge-racunin jauh lebih membumi dan terdengar tidak pasaran..halahhhh.
Tahun 2012 ada satu hobi yang lumayan gw tekunin. Lari sebut saja namanya. Sebenernya udah dari dulu sih kalau lari, either lari beneran, lari kenyataan ato lari dari tanggung jawab. Tapi dalam postingan ini tentu saja yang gw maksud adalah lari yang merupakan kegiatan fisik. Awalnya cuma pengisi waktu sabtu ato minggu yang dimana daripada gw dirumah aja denger celotehan orang tua yang rasanya malas sekali untuk ditanggapi. Seiring dengan hobi badminton, yang pada saat itu dirasakan skill udah mulai mentok, akhirnya gw mulai rutin lari untuk tujuan stamina dan menambah kecepatan di lapangan asikkkk sedappp. Dan akhirnya sekarang jadi kegiatan rutin mingguan, malah berharap seminggu bisa dapat 2/3 kali latihan.
Seneng deh buat gw pribadi berasa manfaatnya, badan sehat penyakit jadi jarang kena. Selain itu, yang bikin gw bangga, temen2 deket juga jadi mulai ikutan memulai olahraga lari. Temen kantor, temen kuliah dulu, temen2 sma merupakan daftar korban racun lari dari gw. Seneng mereka jadi aware untuk melatih fisik mereka demi kesehatan mereka sendiri, bahkan sekarang pun untuk tujuan yang lebih kompetitif mereka pun sangat berminat. Lebih parah lagi, secara tidak sadar gw mengarahkan mereka untuk pakai produknya New Balance buat sepatu lari. kalau gw propose, kali aja gw bisa jadi BA-nya New Balance hahaha.
Yah begitulah postingan pertama dan mungkin yang terakhir di tahun 2012 ini. Satu kebanggaan bisa jadi contoh temen2 dekat mengenai gaya hidup berolahraga. Berharap kedepannya bisa meracuni temen2 untuk hal2 positif lainnya. Cheers!!!
18/09/11
Pijet-pijet
Ntah kenapa belakangan ini gw lagi agak obsesif sama yang namanya pijet. Pertama kali nyoba setelah diajakin temen kira2 dua bulan yang lalu. Kalo ditelisik lebih dalam sih, sebenernya ide buat pijet awalnya ya dari gw juga. Cuma dasar aja tuh temen2 gw pada sok2an jaim dsb makanya pada baru mau belakangan ini.
Sejak merasakan pegal2 yang luar biasa sejak bekerja di tempat gw yang sekarang ini, dan tersulut melihat twit dari seorang atlit badminton yang mem-posting bahwa pijet dan akupunktur adalah ritual wajib untuk mencegah cedera akibat otot yang lelah, maka gw ngajakin temen2 durjana buat pijet. Masalah tempat tentu perlu dipikirkan mengingat imej tempat pijit yang masih dianggap tempat mesum oleh beberapa orang. Dari rekomendasi temen, akhirnya ketemu tempat pijet yang lumayan murah di daerah Tanjung Duren.
Kalau melihat historisnya gw, pijet sebenernya bukan sesuatu yang gw sukai. Karena badan yang kering kurus ini, pijit terasa agak menyakitkan. Bener aja, pas akhirnya pijit di Tanjung Duren, badan rasanya malah jadi sakit karena jempol baja dari para terapisnya. Efeknya pun agak lama hilangnya, 3 hari kemudian. Sempet agak kapok sih, tapi denger lagi dari temen2 kalo rasa sakit itu wajar karena memang ada bagian dari badan kita yang "tidak bener" dan pijitan itu dimaksudkan untuk memperbaiki bagian yang tidak bener tersebut. Mungkin ada benernya yah, terbukti kedatangan kedua gw di tempat itu, entah gimana caranya, terapisnya memusatkan pijitannya di tempat2 yang emang gw keluhkan sedang tidak enak. Yah semoga aja bener ya nih badan bakal tambah bener kedepannya.
Buat jadwal pijet berikutnya (kurang lebih 2 bulan setelah postingan ini), pengen nyoba sport massage-nya susy susanti. Katanya sih lumayan ngerti badan, karena emang trainingnya dari pijet2nya PBSI. Pas banget lah buat kebutuhan atlet macam saya, ahikkk...
Tetap sehat tetap bugar...aminn
Sejak merasakan pegal2 yang luar biasa sejak bekerja di tempat gw yang sekarang ini, dan tersulut melihat twit dari seorang atlit badminton yang mem-posting bahwa pijet dan akupunktur adalah ritual wajib untuk mencegah cedera akibat otot yang lelah, maka gw ngajakin temen2 durjana buat pijet. Masalah tempat tentu perlu dipikirkan mengingat imej tempat pijit yang masih dianggap tempat mesum oleh beberapa orang. Dari rekomendasi temen, akhirnya ketemu tempat pijet yang lumayan murah di daerah Tanjung Duren.
Kalau melihat historisnya gw, pijet sebenernya bukan sesuatu yang gw sukai. Karena badan yang kering kurus ini, pijit terasa agak menyakitkan. Bener aja, pas akhirnya pijit di Tanjung Duren, badan rasanya malah jadi sakit karena jempol baja dari para terapisnya. Efeknya pun agak lama hilangnya, 3 hari kemudian. Sempet agak kapok sih, tapi denger lagi dari temen2 kalo rasa sakit itu wajar karena memang ada bagian dari badan kita yang "tidak bener" dan pijitan itu dimaksudkan untuk memperbaiki bagian yang tidak bener tersebut. Mungkin ada benernya yah, terbukti kedatangan kedua gw di tempat itu, entah gimana caranya, terapisnya memusatkan pijitannya di tempat2 yang emang gw keluhkan sedang tidak enak. Yah semoga aja bener ya nih badan bakal tambah bener kedepannya.
Buat jadwal pijet berikutnya (kurang lebih 2 bulan setelah postingan ini), pengen nyoba sport massage-nya susy susanti. Katanya sih lumayan ngerti badan, karena emang trainingnya dari pijet2nya PBSI. Pas banget lah buat kebutuhan atlet macam saya, ahikkk...
Tetap sehat tetap bugar...aminn
27/08/11
Happy Ied and Holiday For Y' All
Keren dan sangat "black" sekali yah judul diatas, apalagi penggunaan Y' sebagai pengganti You.
Lupakan saja kalimat pertama tadi. Btw, liburan lebaran ini lumayan excited dibandingkan dengan liburan yang sama tahun-tahun yang lalu. Liburan yang dulu dilalui dengan kegalauan luar biasa karena beberapa hal bodoh yang kalau diusut penyebabnya ternyata adalah saya sendiri. Dengan status baru sebagai working class hero (buruh owner kantor yang pelit), liburan ini dirasa penting untuk dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya.
Mengapa? Pertama, saya udah mulai jenuh dengan kerjaan sekarang, rasanya terlalu statis. Kedua, bulan kedepan tidak ada lagi tanggal merah pada weekdays, pastinya minggu2 kedepan akan diisi dengan bekerja dan menikmati macetnya DKI Jakarta. Yang terakhir adalah mungkin kebiasaan orang kampung yang ke kota, yang kelihatannya sukses dengan kehidupannya di kota, untuk kembali ke desanya untuk membagi sedikit rejeki. Pastinya gak akan sedikit sih, karena rasanya orang Jakarta akan dipandang sangat kaya ketika dia kembali ke kampungnya.
Tapi tidak apalah, lumayanlah satu minggu (mungkin) tidak akan berkutat dengan excel dan segala fungsi2nya itu. Dan semoga saja, target berat badan pada titik 65/66 kg bisa tercapai, mengingat badan ini rasanya ramping sekali.
Happy holiday, God bless you all
Lupakan saja kalimat pertama tadi. Btw, liburan lebaran ini lumayan excited dibandingkan dengan liburan yang sama tahun-tahun yang lalu. Liburan yang dulu dilalui dengan kegalauan luar biasa karena beberapa hal bodoh yang kalau diusut penyebabnya ternyata adalah saya sendiri. Dengan status baru sebagai working class hero (buruh owner kantor yang pelit), liburan ini dirasa penting untuk dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya.
Mengapa? Pertama, saya udah mulai jenuh dengan kerjaan sekarang, rasanya terlalu statis. Kedua, bulan kedepan tidak ada lagi tanggal merah pada weekdays, pastinya minggu2 kedepan akan diisi dengan bekerja dan menikmati macetnya DKI Jakarta. Yang terakhir adalah mungkin kebiasaan orang kampung yang ke kota, yang kelihatannya sukses dengan kehidupannya di kota, untuk kembali ke desanya untuk membagi sedikit rejeki. Pastinya gak akan sedikit sih, karena rasanya orang Jakarta akan dipandang sangat kaya ketika dia kembali ke kampungnya.
Tapi tidak apalah, lumayanlah satu minggu (mungkin) tidak akan berkutat dengan excel dan segala fungsi2nya itu. Dan semoga saja, target berat badan pada titik 65/66 kg bisa tercapai, mengingat badan ini rasanya ramping sekali.
Happy holiday, God bless you all
16/08/11
(Terancam) RIP kumprimblog.blogspot.com
Hahaha, tercatat akhir bulan Mei lalu gw terakhir mem-posting sesuatu di blog ini. Emang udah sakaratul maut nih blog, semoga cepet sembuh deh.
Entah ada hubungannya atau tidak, seseorang pernah berkata bahwa kebiasaan menulis itu mencerdaskan. Rasanya saya merasa tambah bodoh belakangan ini karena menulis dan membaca saya sangat kurang. Tentu saja bukan menulis yang sekedar menulis dan juga baca yang sekedar membaca karena setiap hari pasti dikerjakan.
Kalau gak ada ketertarikan atau tidak menganggap hidup kita "menarik" mungkin jadi alasan untuk kita tidak mendokumentasikan bagian-bagian waktu hidup kita. Entah itu dalam bentuk tulisan atau gambar. Rasanya kalau ada fokus dalam hidup, keinginan untuk mengabadikan momen itu dalam tulisan pasti akan kuat.
So, pointnya adalah hidup saya focusless, tidak ada tujuan. Bisa jadi mayat hidup kalau ampe seseorang tidak punya nafsu sama sekali. We'll see ya, semoga ada progress dalam sebulan ini :D
Entah ada hubungannya atau tidak, seseorang pernah berkata bahwa kebiasaan menulis itu mencerdaskan. Rasanya saya merasa tambah bodoh belakangan ini karena menulis dan membaca saya sangat kurang. Tentu saja bukan menulis yang sekedar menulis dan juga baca yang sekedar membaca karena setiap hari pasti dikerjakan.
Kalau gak ada ketertarikan atau tidak menganggap hidup kita "menarik" mungkin jadi alasan untuk kita tidak mendokumentasikan bagian-bagian waktu hidup kita. Entah itu dalam bentuk tulisan atau gambar. Rasanya kalau ada fokus dalam hidup, keinginan untuk mengabadikan momen itu dalam tulisan pasti akan kuat.
So, pointnya adalah hidup saya focusless, tidak ada tujuan. Bisa jadi mayat hidup kalau ampe seseorang tidak punya nafsu sama sekali. We'll see ya, semoga ada progress dalam sebulan ini :D
29/05/11
Ini Mama, Tolong Isikan Pulsa bla bla bla......
Judul diatas adalah bagian kecil dari sms ngasal yang sempet populer beberapa waktu lalu. Tujuannya adalah si pengirim mendapatkan pulsa gratisan, metodenya adalah dengan seolah2 menjadi anak/orang tua si penerima sms dan menyuruh si penerima sms mengisikan sejumlah pulsa.
Agak kangen juga sih terima sms ini, soalnya belakangan jadi banyak ide untuk membalas sms semacam ini. Selama ini balasan gw klo gak gw reply pake kata-kata kotor, ya gw cuekin aja. Contoh aja seperti ini:
1. Uang mama habis nak buat operasi ganti kelamin, mungkin besok ya mama isiin. Btw kamu sekarang panggil saya papa aja yah.
2. Loh mama saya kan sudah operasi ganti kelamin jadi cowok, biasanya dia nyebut dirinya papa. Kamu bohong ya!!
3. Kamu bohong ya, mama saya kan masih pake pos merpati, dia gak ngerti handphone.
4. Loh mama saya kan teroris, dia gak pake HP, nanti ketahuan intelijen lagi. Kamu bohong..
5. Bentar ya nak, mama lagi nari tortor, ntar kalo ada yang ngasih saweran, pulsa kamu mama isiin deh.
6. Mama sih punyanya voucher kerfur (no mention), bisa gak tuh buat nelpon?
Bah, gak penting ya postingannya, yang penting update dulu dah
Agak kangen juga sih terima sms ini, soalnya belakangan jadi banyak ide untuk membalas sms semacam ini. Selama ini balasan gw klo gak gw reply pake kata-kata kotor, ya gw cuekin aja. Contoh aja seperti ini:
1. Uang mama habis nak buat operasi ganti kelamin, mungkin besok ya mama isiin. Btw kamu sekarang panggil saya papa aja yah.
2. Loh mama saya kan sudah operasi ganti kelamin jadi cowok, biasanya dia nyebut dirinya papa. Kamu bohong ya!!
3. Kamu bohong ya, mama saya kan masih pake pos merpati, dia gak ngerti handphone.
4. Loh mama saya kan teroris, dia gak pake HP, nanti ketahuan intelijen lagi. Kamu bohong..
5. Bentar ya nak, mama lagi nari tortor, ntar kalo ada yang ngasih saweran, pulsa kamu mama isiin deh.
6. Mama sih punyanya voucher kerfur (no mention), bisa gak tuh buat nelpon?
Bah, gak penting ya postingannya, yang penting update dulu dah
09/05/11
Unstable Wishlist
Susah deh kalo jadi orang unstable a.k.a labil, nemu masalah dikit langsung pengen berubah. Jadi ceritanya gini, Sabtu yang lalu, gw mau dateng acara Paskah UI + main badminton ama beberapa temen di kampus. Sialnya, kendaraan yang seharusnya mengantarkan gw dengan anggun ke Depok, yaitu PO.Debora tidak kunjung datang. Kurang lebih satu jam deh gw nungguin tuh bis janda.
Sialnya, tuh bis tidak dateng juga. Berhubung waktu yang mepet dan keragu-raguan, jam 2 lewat dkit gw naik busway dan kemudian nyambung Debora kecil ke Depok. Niat ke ibadah dengan baik langsung berubah total melihat kondisi public transport, macetnya jalanan, bau2 badan para penumpang lain. Langsung saja yang namanya mood dan hati yang tulus loncat terjun bebas ke titik terendah. Yang ada sampe Depok udah mo meledak rasanya.
Nah, apa hubungannya dengan judul yang gw pake. Mengingat kondisi jalanan Jakarta yang makin hamsyong aje, rasanya escape from Jakarta menjadi rising star di wishlist hidup gw. Daripada tiap hari nikmatin macet yang tampaknya makin hari makin buas dan brutal, mending ndeso dikit di suatu wilayah dan menikmati kelengangan jalan. Caranya gimana, so pasti wira usaha.
Nah masalahnya, apa ya wirausaha yang tepat buat membawa kabur diri gw dari Jakarta riot city ini. Kuliner aja kalau kata orang2, karena ini basic need setiap orang. Rasanya menuju kesana masih jauh dari angan deh, langkahnya sangat lambat, Frekuensi masak lama2 makin jarang aja, padahal hobi and resource-nya udah banyak (resource non-money sih tepatnya, ehhehe).
Yah, sambil bergerak keong ke arah sana, mari kita hadapi yang jelas2 menunggu didepan mata kita terlebih dahulu. Make yourself on the mood Prima, aminn!!!
Sialnya, tuh bis tidak dateng juga. Berhubung waktu yang mepet dan keragu-raguan, jam 2 lewat dkit gw naik busway dan kemudian nyambung Debora kecil ke Depok. Niat ke ibadah dengan baik langsung berubah total melihat kondisi public transport, macetnya jalanan, bau2 badan para penumpang lain. Langsung saja yang namanya mood dan hati yang tulus loncat terjun bebas ke titik terendah. Yang ada sampe Depok udah mo meledak rasanya.
Nah, apa hubungannya dengan judul yang gw pake. Mengingat kondisi jalanan Jakarta yang makin hamsyong aje, rasanya escape from Jakarta menjadi rising star di wishlist hidup gw. Daripada tiap hari nikmatin macet yang tampaknya makin hari makin buas dan brutal, mending ndeso dikit di suatu wilayah dan menikmati kelengangan jalan. Caranya gimana, so pasti wira usaha.
Nah masalahnya, apa ya wirausaha yang tepat buat membawa kabur diri gw dari Jakarta riot city ini. Kuliner aja kalau kata orang2, karena ini basic need setiap orang. Rasanya menuju kesana masih jauh dari angan deh, langkahnya sangat lambat, Frekuensi masak lama2 makin jarang aja, padahal hobi and resource-nya udah banyak (resource non-money sih tepatnya, ehhehe).
Yah, sambil bergerak keong ke arah sana, mari kita hadapi yang jelas2 menunggu didepan mata kita terlebih dahulu. Make yourself on the mood Prima, aminn!!!
24/04/11
An Insight from Movie
One post a month, that's suck. Kembali mengingat akan kutipan2 anonim yang bilang bahwa menulis bikin cerdas, mari kita berdayakan kembali blog ini. Bullshit I know, I keep telling this on previous posts but the result is 1 post a month. Emang blogging butuh diniatin klo mau terus update. Niat sih ada, selalu, tapi gerakannya itu gak ada. Damn.
Btw, minggu ini, selain urusan yang di SCBD, rasanya berjalan menyenangkan. Long weekend, badminton dua kali, jogging plus cek gula+asam urat+tensi di senayan sama calon2 dokter yang lucu-lucu, plus cuci mata di Inacraft. Seperti kata temen gw, pecah tuh mata ngelihat cewek lucu2 betebaran dimana-mana. Pada akhirnya, menjelang menutup minggu yang lumayan indah ini, salah satu TV swasta menayangkan film animasi Rattatouile yang entah kenapa kesan gw saat ini dan kesan gw dulu pas pertama kali menonton rasanya jauh berbeda. Masak, dapur, bumbu-bumbu, kisah2 diluar dunia memasak itu rasanya perfect banget. Rasanya semakin mantap saja dengan dunia dapur itu, tentu dalam proporsi yang tepat yah.
Makin gampang aja sekarang mau belajar masak, tempat kursus banyak, kelas2nya beragam, mau cooking atau baking ada semua tinggal dipilih. Tapi disatu sisi malah buat kepala gw mumet tentang apa yang mau dikonsepkan untuk usaha gw nanti. Rasanya makin realistis untuk memulai usaha dengan yang simple dulu ajah, tempat nongkrong yang ada makanan atau toko kue. Pertimbangannya panjang yah, semoga semangat ini gak luntur dimakan kesibukan ataupun hobi2 lain yang mungkin akan muncul belakangan. Ini tentang passion, money, services, so gak ada alasan untuk tidak dikembangkan.
Wish me luck, amennn
Btw, minggu ini, selain urusan yang di SCBD, rasanya berjalan menyenangkan. Long weekend, badminton dua kali, jogging plus cek gula+asam urat+tensi di senayan sama calon2 dokter yang lucu-lucu, plus cuci mata di Inacraft. Seperti kata temen gw, pecah tuh mata ngelihat cewek lucu2 betebaran dimana-mana. Pada akhirnya, menjelang menutup minggu yang lumayan indah ini, salah satu TV swasta menayangkan film animasi Rattatouile yang entah kenapa kesan gw saat ini dan kesan gw dulu pas pertama kali menonton rasanya jauh berbeda. Masak, dapur, bumbu-bumbu, kisah2 diluar dunia memasak itu rasanya perfect banget. Rasanya semakin mantap saja dengan dunia dapur itu, tentu dalam proporsi yang tepat yah.
Makin gampang aja sekarang mau belajar masak, tempat kursus banyak, kelas2nya beragam, mau cooking atau baking ada semua tinggal dipilih. Tapi disatu sisi malah buat kepala gw mumet tentang apa yang mau dikonsepkan untuk usaha gw nanti. Rasanya makin realistis untuk memulai usaha dengan yang simple dulu ajah, tempat nongkrong yang ada makanan atau toko kue. Pertimbangannya panjang yah, semoga semangat ini gak luntur dimakan kesibukan ataupun hobi2 lain yang mungkin akan muncul belakangan. Ini tentang passion, money, services, so gak ada alasan untuk tidak dikembangkan.
Wish me luck, amennn
05/03/11
Result After 4 Months
Yak, bulan Februari saya absen blogging. Terima kasih untuk Google karena tidak menghapus blog tidak bermutu dan jarang di-update ini.
Sudah 4 bulan saya bekerja di tempat yang sekarang ini (saya tidak bisa sebutkan untuk alasan kesopanan :D), rasanya udah mulai tuned in sama lingkungannya. Tapi gw kepikiran ama ucapan teman gw disitu yang menyebutkan bahwa tidak akan butuh waktu berbulan-bulan untuk mulai berasa bosan dengan kerjaan ini. Yak dan benar saja saudara-saudara, nafsu yang menggebu-gebu ketika 2,5 bulan pertama mulai menguap dan berganti menjadi kebosanan dan ogah-ogahan.
Ini jelas alert yang luar biasa besar, ibarat crash cymbal yang dipukul tepat disamping kuping lo. Mengingat ketertinggalan gw dibanding teman2 gw yang mencapai angka kira2 732 hari, performance yang standar jelas suatu yang sangat tidak boleh dilakukan. Gw cukup sadar gw ini tidak cerdas-cerdas amat, tapi menjadi bagian dari lingkaran level "reguler" a.k.a biasa-biasa aja jelas bukan tujuan yang tiap orang inginkan. Kalau mau di-list kelemahan utama gw: (1) mudah ter-distract, entah dari musik, setan malas atau apapun itu sumbernya yang pada akhirnya bikin kerjaan lama beresnya. (2) durability kerjanya payah, baru 1-2 jam bekerja rasanya udah mulai enek dan pengen buru-buru break. (3) agak jadul alias tidak update sesuai dengan tuntutan kerjaan. (4) moody-an, kalo lagi mood gak pas rasanya males banget kerja. oh my
Oke, self-analysis sudah, tinggal pembuktiannya aja nih.
Sudah 4 bulan saya bekerja di tempat yang sekarang ini (saya tidak bisa sebutkan untuk alasan kesopanan :D), rasanya udah mulai tuned in sama lingkungannya. Tapi gw kepikiran ama ucapan teman gw disitu yang menyebutkan bahwa tidak akan butuh waktu berbulan-bulan untuk mulai berasa bosan dengan kerjaan ini. Yak dan benar saja saudara-saudara, nafsu yang menggebu-gebu ketika 2,5 bulan pertama mulai menguap dan berganti menjadi kebosanan dan ogah-ogahan.
Ini jelas alert yang luar biasa besar, ibarat crash cymbal yang dipukul tepat disamping kuping lo. Mengingat ketertinggalan gw dibanding teman2 gw yang mencapai angka kira2 732 hari, performance yang standar jelas suatu yang sangat tidak boleh dilakukan. Gw cukup sadar gw ini tidak cerdas-cerdas amat, tapi menjadi bagian dari lingkaran level "reguler" a.k.a biasa-biasa aja jelas bukan tujuan yang tiap orang inginkan. Kalau mau di-list kelemahan utama gw: (1) mudah ter-distract, entah dari musik, setan malas atau apapun itu sumbernya yang pada akhirnya bikin kerjaan lama beresnya. (2) durability kerjanya payah, baru 1-2 jam bekerja rasanya udah mulai enek dan pengen buru-buru break. (3) agak jadul alias tidak update sesuai dengan tuntutan kerjaan. (4) moody-an, kalo lagi mood gak pas rasanya males banget kerja. oh my
Oke, self-analysis sudah, tinggal pembuktiannya aja nih.
23/01/11
Counting Friends
Belum ada sebulan, temen gw dua orang sudah terlebih dahulu meninggalkan dunia ini. Dan sedihnya, keduanya meninggal dengan, sepertinya ya, menderita. Satu kecelakaan, satu lagi hipokalemia. Buat orang-orang awam, hipokalemia itu penyakit akibat kekurangan kalium, yang pengaruhnya kata temen gw, ke jantung.
Sedih juga gw, apalagi yang kedua, soalnya gw masih ada janji yang belum gw penuhin yaitu ngajak dia pergi ama temen2 gw. For info, temen gw yang meninggal karena hipokalemia masih satu kelompok main gw di Durjana. Sejak dia mulai sakit-sakitan, jadi susah ngajakin dia pergi. DI satu sisi gak enak ama keluarganya secara kita kalau pergi pasti malam diatas jam 9. DI sisi lain, doi juga gw akui emang orangnya suka gak jelas, jadi kita2 juga males buat ngajakin dia pergi.
Gak tau mau gimana lagi nyebutnya buat dia dan keluarga, kok ya rasanya apes banget ya. Doi kena penyakit yang kayaknya musti perlu perawatan stiap hari, eh pas lebaran bokap n adiknya meninggal kecelakaan, terus dia sendiri akhirnya meninggal karena penyakit itu. Satu tambahan lagi yang bikin gw nyesek adalah gw baru tau penyakitnya yang selama ini pas dia meninggal. Duh, kenapa dulu gak cerita ya :(
Anyway, cuma Tuhan yang tahu dimana mereka berdua sekarang. Gw gak sampe hati deh kalo menghubung2kan dengan iman gw sekarang. Namanya juga iman n kepercayaan, pasti kebenarannya tergantung dari kita sendiri mau percaya apa nggak.
See you all my dearest fren,
Sedih juga gw, apalagi yang kedua, soalnya gw masih ada janji yang belum gw penuhin yaitu ngajak dia pergi ama temen2 gw. For info, temen gw yang meninggal karena hipokalemia masih satu kelompok main gw di Durjana. Sejak dia mulai sakit-sakitan, jadi susah ngajakin dia pergi. DI satu sisi gak enak ama keluarganya secara kita kalau pergi pasti malam diatas jam 9. DI sisi lain, doi juga gw akui emang orangnya suka gak jelas, jadi kita2 juga males buat ngajakin dia pergi.
Gak tau mau gimana lagi nyebutnya buat dia dan keluarga, kok ya rasanya apes banget ya. Doi kena penyakit yang kayaknya musti perlu perawatan stiap hari, eh pas lebaran bokap n adiknya meninggal kecelakaan, terus dia sendiri akhirnya meninggal karena penyakit itu. Satu tambahan lagi yang bikin gw nyesek adalah gw baru tau penyakitnya yang selama ini pas dia meninggal. Duh, kenapa dulu gak cerita ya :(
Anyway, cuma Tuhan yang tahu dimana mereka berdua sekarang. Gw gak sampe hati deh kalo menghubung2kan dengan iman gw sekarang. Namanya juga iman n kepercayaan, pasti kebenarannya tergantung dari kita sendiri mau percaya apa nggak.
See you all my dearest fren,
03/01/11
Going Through 2011
Oh, sekali lagi saya gagal jadi blogger yang baik. Semoga blogspot tetap bersabar untuk tidak menghapus blog ini.
Akhirnya 2011 datang, berdasarkan trend dari tahun2 sebelumnya, seharusnya tahun ini jadi tahun yang superb setelah 2009 yang penuh kekelaman, dan 2010 yang menjadi awal kebangkitan. Banyak banget hal yang dianugerahkan dan dicerahkan di 2010, semoga bisa realize deh di 2011.
Btw, hari Sabtu lalu, tepat pada tanggal 1 Januari, seorang teman di kampus baru saja meninggalkan dunia ini. Memang tidak terlalu dekat sih, ditambah gue juga yang menghilang entah kemana dalam beberapa waktu ini, dengan orang ini. Tapi yang jelas, he is a nice guy. Seseorang yang jauh lebih diperlukan di dunia ini daripada petinggi2 PSSI korup dan bedebah, ataupun birokrat2 malas yang kerjanya adalah gak kerja tapi duit ngalir terus. Testimonial pada 2 hari terakhir ini tentang dia terasa sangat tulus dan jujur, karena memang dia orang yang sangat nice, faithful, dan hardworker. Semoga keluarga yang ditinggalkan bisa diberi kekuatan, dan orang2 lain yang ditinggalkan mendapatkan insight dari kehidupan dia selama ini. Amin.
Balik ke topik, sebenarnya yang ada di kepala ini melulu mengenai barang yang ingin diperoleh di 2011. Misalnya oven, handphone, ipod touch, PC, Laptop, LCD TV, raket baru, tas badminton baru dll. Bisa2 gak nabung kalo mau beli semua itu. Semoga mata ini bisa tahan untuk tidak memberikan stimulus ke otak supaya membeli barang2 itu dengan segera. Kalau self-development targetnya skill di kerjaan, masak, musik, badminton. Karena, selain kerjaan sekarang, rasanya selalu gembira dalam mengerjakannya. Entah itu yang namanya passion, atau memang karena tidak ada tanggung jawab dalam mengerjakan itu yang bikin gw ennjoy dalam melakukannya.
Sedangkan tentang hubungan, baik vertikal horisontal, gw harap juga meningkat. God almighty, family rasanya prioritas utama yang harus dikerjakan, tapi entah kenapa untuk yang kedua rasanya males banget. Rasanya lebih enak kalau tidak terlalu banyak komunikasi, tapi rasanya aneh karena mereka adalah darah daging gw sendiri. yah semoga keengganan ini bisa dilunakkan. Relasi dengan teman2 juga berharap bisa lebih baik, karena rasanya tahun ini akan lebih banyak lagi berhubungan dengan orang lain. Musti bisa baik berkawan, bekerja sama, tanpa mengurangi pentingnya tanggung jawab. Karena gak jarang atas nama persahabatan, semua hal baik diabaikan. Yah semoga nggak deh.
Ahhh, bingung saya mau tulis apalagi, maklum lah udah lama gak menengok dan mengisi blog ini. See you, wish you all the best for this year.
Akhirnya 2011 datang, berdasarkan trend dari tahun2 sebelumnya, seharusnya tahun ini jadi tahun yang superb setelah 2009 yang penuh kekelaman, dan 2010 yang menjadi awal kebangkitan. Banyak banget hal yang dianugerahkan dan dicerahkan di 2010, semoga bisa realize deh di 2011.
Btw, hari Sabtu lalu, tepat pada tanggal 1 Januari, seorang teman di kampus baru saja meninggalkan dunia ini. Memang tidak terlalu dekat sih, ditambah gue juga yang menghilang entah kemana dalam beberapa waktu ini, dengan orang ini. Tapi yang jelas, he is a nice guy. Seseorang yang jauh lebih diperlukan di dunia ini daripada petinggi2 PSSI korup dan bedebah, ataupun birokrat2 malas yang kerjanya adalah gak kerja tapi duit ngalir terus. Testimonial pada 2 hari terakhir ini tentang dia terasa sangat tulus dan jujur, karena memang dia orang yang sangat nice, faithful, dan hardworker. Semoga keluarga yang ditinggalkan bisa diberi kekuatan, dan orang2 lain yang ditinggalkan mendapatkan insight dari kehidupan dia selama ini. Amin.
Balik ke topik, sebenarnya yang ada di kepala ini melulu mengenai barang yang ingin diperoleh di 2011. Misalnya oven, handphone, ipod touch, PC, Laptop, LCD TV, raket baru, tas badminton baru dll. Bisa2 gak nabung kalo mau beli semua itu. Semoga mata ini bisa tahan untuk tidak memberikan stimulus ke otak supaya membeli barang2 itu dengan segera. Kalau self-development targetnya skill di kerjaan, masak, musik, badminton. Karena, selain kerjaan sekarang, rasanya selalu gembira dalam mengerjakannya. Entah itu yang namanya passion, atau memang karena tidak ada tanggung jawab dalam mengerjakan itu yang bikin gw ennjoy dalam melakukannya.
Sedangkan tentang hubungan, baik vertikal horisontal, gw harap juga meningkat. God almighty, family rasanya prioritas utama yang harus dikerjakan, tapi entah kenapa untuk yang kedua rasanya males banget. Rasanya lebih enak kalau tidak terlalu banyak komunikasi, tapi rasanya aneh karena mereka adalah darah daging gw sendiri. yah semoga keengganan ini bisa dilunakkan. Relasi dengan teman2 juga berharap bisa lebih baik, karena rasanya tahun ini akan lebih banyak lagi berhubungan dengan orang lain. Musti bisa baik berkawan, bekerja sama, tanpa mengurangi pentingnya tanggung jawab. Karena gak jarang atas nama persahabatan, semua hal baik diabaikan. Yah semoga nggak deh.
Ahhh, bingung saya mau tulis apalagi, maklum lah udah lama gak menengok dan mengisi blog ini. See you, wish you all the best for this year.
21/11/10
Count Your Blessing (in money form)
Akhirnya gw ngalamin juga kekhawatiran yang umumnya dialami oleh orang2 seumur gw. Pas hitung2an duit, nyesek juga, ternyata nilainya ngepas banget. Rasanya pengen banget nge-cut pengeluaran tertentu yang seharusnya "jatahnya" gereja atau buat dana darurat, tapi oleh karena kuasa-Nya saja (halahh) akhirnya gw mengurungkan sebagian niat itu. Karena kemungkinan kondisi pas-pasan ini hanya terjadi dalam jangka waktu 3-5 bulan kedepan.
Berdasarkan hitungan sementara, pasak masih sama besar dengan tiang. Semoga nafsu akan hobi dan kesenangan2 tertentu bisa gw tahan selama 3 bulan ini. Mmmm, gak ditahan juga sih, tapi ditahan sebagian. Gila aja di jakarta kalo lo gak punya alokasi uang dan waktu buat hobi atau refreshing atau olahraga. Bisa gila di tengah jalan atau lo gak punya passion lagi ngadepin tanggung jawab lo yang konon lo perjuangkan (atau untuk uangnya :p)
Rasanya susah banget bersyukur dengan kondisi kayak gini, tapi biarlah, ini bagian dari pembentukan karakter disiplin akan uang dan penghematan. Kali aja kalau udah kaya, gak pernah lupa alokasi jatah buat yang membutuhkan....aminnnn
Berdasarkan hitungan sementara, pasak masih sama besar dengan tiang. Semoga nafsu akan hobi dan kesenangan2 tertentu bisa gw tahan selama 3 bulan ini. Mmmm, gak ditahan juga sih, tapi ditahan sebagian. Gila aja di jakarta kalo lo gak punya alokasi uang dan waktu buat hobi atau refreshing atau olahraga. Bisa gila di tengah jalan atau lo gak punya passion lagi ngadepin tanggung jawab lo yang konon lo perjuangkan (atau untuk uangnya :p)
Rasanya susah banget bersyukur dengan kondisi kayak gini, tapi biarlah, ini bagian dari pembentukan karakter disiplin akan uang dan penghematan. Kali aja kalau udah kaya, gak pernah lupa alokasi jatah buat yang membutuhkan....aminnnn
21/10/10
Prepare for the Next Destination
Walah, udah hampir sebulan tidak pernah posting di blog, dari segi kuantitas terancam cuma 70% dari tahun lalu nih. I'm a bad blogger right now, iyuhhh. Belum lagi masalah konten, saya rasa tidak ada peningkatan disini karena isinya memang jauh dari penting, hahahhha. Yo wis lah, daripada bingung mau mulai dari mana, mending tulis postingan asal deh.
Tanggal 6 Oktober lalu jadi hari bersejarah buat saya. Kenapa? Karena dipastikan saya sudah bisa menghasilkan uang sendiri. Paling nggak bisa mewujudkan cita-cita kecil lah. Sayang sekali waktunya cukup lama untuk memulai mengais rejeki itu, karena memang waktunya tanggung bila segera harus dimulai. Gapapa lah, itung-itung persiapan. Persiapannya apa nih, skill dan mental. Etos kerja yang saya harapkan dari diri saya adalah pekerja keras, tidak mudah mengeluh/putus asa, terus belajar, tahan banting, efektif dan efisien. Masalah hasil, biarlah belajar seiring waktu, karena saya yakin best results come from practicing persistently. Bisa karena biasa.
Dan tidak terasa 10 hari lagi waktunya akan datang, excited, tegang banyak hal lagi yang ada di pikiran. Semoga bisa melakukannya dengan baik deh. Apalagi ini langkah awal dari segala mimpi yang ingin saya raih, semoga mimpi ini dibarengi oleh kerja keras dan penyerahan diri kepada Yang Maha Kuasa, karena Dia lah yang memungkinkan itu semua terjadi.
Amin, amin, aminnnnnn.
Tanggal 6 Oktober lalu jadi hari bersejarah buat saya. Kenapa? Karena dipastikan saya sudah bisa menghasilkan uang sendiri. Paling nggak bisa mewujudkan cita-cita kecil lah. Sayang sekali waktunya cukup lama untuk memulai mengais rejeki itu, karena memang waktunya tanggung bila segera harus dimulai. Gapapa lah, itung-itung persiapan. Persiapannya apa nih, skill dan mental. Etos kerja yang saya harapkan dari diri saya adalah pekerja keras, tidak mudah mengeluh/putus asa, terus belajar, tahan banting, efektif dan efisien. Masalah hasil, biarlah belajar seiring waktu, karena saya yakin best results come from practicing persistently. Bisa karena biasa.
Dan tidak terasa 10 hari lagi waktunya akan datang, excited, tegang banyak hal lagi yang ada di pikiran. Semoga bisa melakukannya dengan baik deh. Apalagi ini langkah awal dari segala mimpi yang ingin saya raih, semoga mimpi ini dibarengi oleh kerja keras dan penyerahan diri kepada Yang Maha Kuasa, karena Dia lah yang memungkinkan itu semua terjadi.
Amin, amin, aminnnnnn.
21/09/10
Prima Bersikap (halahhh)
Ah, saya semakin bingung dengan perdebatan masalah pendirian tempat ibadah yang belakangan makin rame aja. Rasanya kesentak juga ngelihat pihak yang minoritas mendapatkan kesulitan untuk beribadah karena ada tentangan dari warga, yang entah warga asli atau warga kerahan dari mana tauk. Makin dibaca, lihat komentar orang-orang, rasanya jadi makin pusing buat nentuin sikap. Gak adil juga kalau gw membela pihak minoritas karena memang gw adalah bagian dari minoritas itu. Tapi bodoh juga kalau gw membela tanpa mengerti duduk permasalahannya.
Si minoritas mengklaim dipersulit, si mayoritas mengklaim ada kecurangan dalam pendiriannya. Kurang lebih seperti itu kutub-kutubnya. Sedikit kesal juga baik pihak mayoritas dan minoritas mulai membawa imannya dan menyerang pihak lain dalam komentar dan argumennya.
Nah, dengan pemikiran yang agak singkat, saya memutuskan untuk apatis dengan segala permasalahan ini. Mengapa apatis? Terlalu kompleks, pemberitaan gak seimbang, dan rasanya sulit untuk bebas nilai dalam permasalahan seperti ini. Seperti yang telah saya tulis di postingan yang lalu, jangan terlalu menjadi pahlawan dengan memikirkan semua yang terjadi di bangsa ini. Cuma bikin gak fokus dengan apa yang akan kau lakukan. Terdengar seperti pembelaan? Terserah, gw mau begini aja. Gw mending memikirkan hal lain yang bisa gw serius kerjakan terkait membantu mengurangi pengangguran di negara ini. Biarlah orang-orang tercerahkan yang memikirkan masalah ini.
"imagine there's no heaven...no hell below us, above us only sky" baru terasa indahnya lirik ini. Masalah iman masalah pribadi kali, ngapain sih ngurusin iman orang, hehehe...Mending jadi negara sekuler sekalian deh, based on common sense and common value.
Si minoritas mengklaim dipersulit, si mayoritas mengklaim ada kecurangan dalam pendiriannya. Kurang lebih seperti itu kutub-kutubnya. Sedikit kesal juga baik pihak mayoritas dan minoritas mulai membawa imannya dan menyerang pihak lain dalam komentar dan argumennya.
Nah, dengan pemikiran yang agak singkat, saya memutuskan untuk apatis dengan segala permasalahan ini. Mengapa apatis? Terlalu kompleks, pemberitaan gak seimbang, dan rasanya sulit untuk bebas nilai dalam permasalahan seperti ini. Seperti yang telah saya tulis di postingan yang lalu, jangan terlalu menjadi pahlawan dengan memikirkan semua yang terjadi di bangsa ini. Cuma bikin gak fokus dengan apa yang akan kau lakukan. Terdengar seperti pembelaan? Terserah, gw mau begini aja. Gw mending memikirkan hal lain yang bisa gw serius kerjakan terkait membantu mengurangi pengangguran di negara ini. Biarlah orang-orang tercerahkan yang memikirkan masalah ini.
"imagine there's no heaven...no hell below us, above us only sky" baru terasa indahnya lirik ini. Masalah iman masalah pribadi kali, ngapain sih ngurusin iman orang, hehehe...Mending jadi negara sekuler sekalian deh, based on common sense and common value.
Langganan:
Postingan (Atom)

